Nyeri buang air seni:
Cara I: Seduh dan minum sejumput daun kumis kucing yang dikeringkan
seperti teh, boleh juga kalau diberi gula aren. Cara II: 1 sendok daun
kumis kucing yang dilumatkan, 7 batang meniran, rebus dengan dua gelas
air sampai air tinggal setengah. Minum air rebusan itu sebanyak 3x sehari.
Batu ginjal: Cara
I: 25 g daun kumis kucing, 25 g daun ngokilo, 25 g daun meniran dengan
akarnya, 25 g daun keji beling, dicuci. Rebus dengan 4 gelas air sampai
mendidih. Minum semua air rebusan itu dalam sehari. Cara II: 3 genggam
daun kumis kucing, 5 helai daun keji beling dicuci, rebus dengan 2 gelas
air. Minum airnya 2x sehari, pagi dan sore, selama 10 hari. Sesudah 10
hari, ganti dengan air rebusan jagung muda, 1 x sehari. Hindari makan daging
kambing, durian serta makanan pedas.
Rematik: Sesendok
kecil daun kumis kucing yang dilumatkan, 1 sendok makan daun meniran yang
sudah dilumatkan juga, direbus dengan segelas air sampai airnya tinggal
3/4. Saring. Lalu diminum.
Sakit pinggang: 7
helai daun dan 2 potong akar kumis kucing dicuci. Rebus dengan 1 gelas
air. Biarkan satu malam, baru diminum.
Radang ginjal: 40
helai bunga dan daun kumis kucing, 3 belimbing wuluh tua dicuci, dihaluskan.
Seduh dengan 2 gelas air. Minum 3x sehari. Lakukan selama 1 minggu.
Masuk angin: 1 sendok
daun kumis kucing dan direbus dengan segelas air sampai air tinggal setengah.
Diminum sekaligus.
Demam: 100 g akar
kumis kucing dicuci, rebus dengan 3 gelas air. Setelah mendidih, saring,
dan ambil airnya. Minum air rebusan ini 1 gelas sehari. (mrd)